20+ Hiasan Dinding Kamar untuk Inspirasi Dekorasi dengan Nuansa Unik

Hiasan Dinding – Apakah kamu memiliki warna favorit? Dan warna favorit itu kamu jadikan sebagai warna utama dinding kamar kamu?

Menghias dinding kamar dengan warna favorit menjadi salah satu cara untuk menjadikan kamar kita semakin nyaman.

Tetapi, biasanya warna cat dinding kamar yang hanya terdiri dari satu warna membuat suasana menjadi monoton dan membosankan.

Padahal, banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menjadikan suasana di kamar menjadi menyenangkan, membuat nyaman, dan pastinya tidak membosankan.

Salah satu caranya tadi sudah disebutkan di awal, bisa dengan mengecat dinding kamar dengan warna favorit.

Tetapi, jika warna favorit kita hanya satu bisa jadi nantu suasana kamar akan membosankan juga karena hanya terdiri dari satu warna.

Pilihan lainnya adalah dengan memberikan hiasan-hiasan dinding yang bisa kamu buat sendiri atau beli di toko yang menjual hiasan dinding kamar.

Hiasan dinding ini selain membuat suasana kamar menjadi lebih indah dan berbeda, kita juga bisa membuat hiasan dinding yang membuat kamar kita unik berbeda dengan kamar orang lain.

Selain itu, membuat hiasan dinding sendiri bisa menjadi pilihan untuk menghemat uang serta membuat kita lebih bebas untuk membuat hiasan dinding yang sesuai dengan selera serta keinginan kita.

Dan, kita juga bisa membuat hiasan dinding tersebut bersama saudara, pasangan, atau teman sehingga mereka juga akan senang ketika berada di kamar yang telah diberikan hiasan dinding tersebut.

Membeli hiasan dinding yang sudah jadi pun bisa menjadi salah satu pilihan juga.

Apalagi jika memang hiasan dinding yang kita inginkan agak sulit jika dibuat sendiri dan kita juga memiliki dana yang cukup untuk membeli hiasan dinding tersebut.

Nah, di bawah ini, kami akan memberikan beberapa informasi dan inspirasi tentang hiasan dinding kamar yang bisa dipilih dan dicoba untuk hiasan dinding kamar kamu.

Beberapa hiasan ada yang bisa dibuat sendiri atau DIY (Do It Yourself) dan ada juga yang bisa kamu beli di toko-toko.

A.    Hiasan Dinding Do It Yourself

1. Hiasan Dinding Kupu-kupu

Hiasan Dinding Kupu-kupu

Hiasan dinding pertama yang bisa kamu coba buat sendiri di rumah adalah hiasan dinding kupu-kupu.

Jadi, dalam hiasan dinding ini kita akan membuat kertas menjadi berbentuk seperti kupu-kupu.

Untuk membuat hiasan dinding kupu-kupu ini bisa dibilang tidak terlalu sulit. Kita hanya membutuhkan beberapa barang yang sangat mudah untuk ditemukan di rumah.

Barang-barang yang harus dipersiapkan adalah kertas (bisa kertas karton, kertas coklat, asturo, dll.), gunting atau cutter, isolasi (double tape) atau lem sebagai perekat.

Setelah barang-barang tadi sudah dipersiapkan, langkah-langkah yang harus kita lakukan selanjutnya adalah membuat bentuk kupu-kupu di atas kertas.

Lalu, gunting kertas yang telah digambar pola kupu-kupu sehingga kita akan mendapatkan potongan kertas berbentuk kupu-kupu yang akan kita jadikan hiasan dinding.

Buat kupu-kupu sesuai dengan ukuran dinding atau sesuai dengan bentuk desain hiasan dinding kupu-kupu yang kamu inginkan.

Setelah kertas berbentuk kupu-kupu ini sudah jadi, selanjutnya kita bisa memberikan isolasi atau lem dibelakang kertas kupu-kupu tadi dan tempelkan di bagian dinding yang akan kita hias.

Tips: Pilih warna kertas yang kontras dengan warna dominan dinding agar pola kupu-kupu terlihat dengan jelas.

 

2. Hiasan Dinding dari Kepingan CD Bekas

Hiasan Dinding CD

Ternyata CD (Compact Disc) yang sudah tidak digunakan lagi bisa kita kreasikan menjadi barang-barang kreatif yang cocok untuk dijadikan sebagai hiasan dinding.

CD yang berbentuk cakram dengan tampilan yang unik karena bisa memantulkan cahaya dan memunculkan prisma bisa menjadi salah satu opsi hiasan dinding yang berbeda dari yang lainnya.

Selain itu, CD bukan termasuk barang yang sulit untuk dicari.

Tumpukan CD bekas yang dulunya digunakan untuk menyimpan file-file (tugas, dokumen, dll.), atau untuk menonton film dan video bisa kita pakai untuk hiasan dinding ini.

Barang-barang yang perlu dipersiapkan juga tidak sulit.

Kumpulkan beberapa CD bekas yang sudah tidak terpakai dan alat perekat (seperti lem Alteco atau Super Glue).

Setelah itu, kamu bisa mulai merancang dan membuat pola-pola yang akan kita bentuk dari kumpulan CD bekas tadi di dinding kamar kamu.

Tips: Perhatikan ukuran dinding kamar serta jumlah CD bekas ketika akan membuat pola untuk hiasan dinding.

Setelah pola sudah terbentuk, saatnya CD bekas tadi kita berikan perekat atau lem di bagian belakangnya.

Lalu, kita tempelkan CD bekas tadi sehingga nanti terbentuk suatu pola yang menghiasi dinding kamar kamu dengan indah dan pastinya unik. J

3. Hiasan Dinding Berbentuk 3 Dimensi

Hiasan Dinding 3 Dimensi

Hiasan dinding yang selanjutnya adalah hiasan dinding yang berbentuk 3 dimensi (3D).

Bentuk 3 dimensi ini yang membuat hiasan yang menempel di dinding nantinya akan terlihat timbul dan seperti nyata.

Membuat hiasan dinding dengan bentuk 3D tidaklah sulit.

Bahan-bahan yang diperlukan juga mudah untuk ditemukan dan tidak mahal.

Bahan-bahan yang perlu dipersiapkan adalah kertas karton, gunting, serta alat perekat atau lem.

Ada banyak jenis hiasan dinding 3 dimensi yang bisa kamu buat dan kamu temukan cara membuatnya di internet.

Tapi untuk yang sekarang, kita akan mencoba membuat hiasan dinding 3 dimensi yang berbentuk hati (love).

Persiapkan beberapa kertas karton berwarna merah dan warna-warna lain sebagai opsi tambahan.

Setelah itu gunting karton tersebut membentuk pola seperti hati (lihat gambar).

Setelah pola hati tadi sudah terbentuk, selanjutnya kita tinggal menempelkannya sehingga terlihat timbul (lihat gambar).

Perhatikan ketika kita sedang memotong dan menempelkannya, jangan sampai nantinya kertas tidak terlihat seperti bentuk hati (love).

Setelah hati 3 dimensi tadi sudah jadi, tempelkan di dinding sesuai dengan keinginan dan selera kamu.

Kamu juga bisa mencoba untuk membuat hati dengan bentuk yang berbeda (lebih besar atau lebih kecil) dan juga dengan warna yang berbeda, sehingga nanti menciptakan hiasan dinding yang lebih berwarna dan unik.

4. Hiasan Dinding dari Bunga

Hiasan Dinding Bunga

Hiasan dinding yang selanjutnya bisa dibilang sangat cocok untuk kaum hawa maupun orang-orang yang menyukai bunga.

Yap, hiasan dinding yang selanjutnya adalah hiasan dinding yang terbuat dari bunga.

Untuk hiasan dinding ini kita bisa menggunakan bunga yang berada di halaman atau taman rumah kita maupun bunga tiruan atau palsu.

Kelebihan dari bunga asli adalah terlihat lebih segar dan natural.

Tetapi bunga asli harus dirawat atau disiram secara teratur agar tidak layu.

Hal ini yang membutuhkan usaha yang lebih dan mungkin juga mengeluarkan dana perawatan lebih besar.

Sedangkan bunga palsu atau tiruan tidak akan layu meski kita tidak menyiramnya sama sekali.

Setelah kamu sudah memutuskan akan memakai bunga jenis apa untuk hiasan dinding kamar kamu, selanjutnya kita menghias dinding dengan bunga-bunga.

Cara untuk menghias dinding dengan bunga juga tidak terlalu sulit seperti hiasan-hiasan dinding yang sudah dibahas sebelumnya.

Hanya dibutuhkan kesabaran, ketelatenan, serta kreativitas kamu untuk membuat hiasan dinding yang terlihat indah dan unik.

Jadi, bunga-bunga yang sudah dikumpulkan bisa kamu rangkai menjadi pola-pola sesuai dengan keinginginan.

Kamu bisa merekatkan bunga-bunga tadi dengan alat perekat seperti lem (Alteco atau SuperGlue atau lem tembak), tali, benang, dan isolasi (double tape).

Tips: Pilih bunga dengan warna yang bervariasi serta memiliki sedikit daun agar bunga lebih terlihat dominan.

5. Hiasan Dinding dari Kertas Bekas

Setelah tadi kita telah menggunakan CD bekas, selanjutnya kita akan menggunakan kertas majalah atau koran untuk membuat hiasan dinding yang unik.

Dari kertas bekas tersebut, salah satu contoh hiasan dinding yang akan kita buat berbentuk seperti kipas.

Yang perlu kamu lakukan pertama-tama adalah mencari kertas bekas (bisa dari majalah atau koran bekas) yang akan digunakan sebagai hiasan dinding.

Ukuran dan warna bisa disesuaikan dengan selera dan keinginan kamu masing-masing.

Tips: Gunakan kertas dengan ukuran yang sama untuk membuat satu pola kipas dengan mudah.

Setelah itu, lipat kertas-kertas yang telah disiapkan menjadi seperti kipas.

Lalu, kertas-kertas yang sudah dilipat kita rekatkan satu dengan  yang lainnya sehingga membentuk sebuah lingkaran.

Terakhir, kipas yang berbentuk lingkarang tersebut bisa langsung kamu tempelkan ke dinding menggunakan alat perekat atau lem.

Kamu bisa menempelkan kipas-kipas tadi sesuai dengan kreativitas sehingga menciptakan hiasan dinding yang indah dan unik.

6. Hiasan Dinding dari Botol Kaca

Hiasan dinding selanjutnya adalah hiasan dari botol kaca.

Siapa sangka, botol kaca bekas yang sudah tidak terpakai bisa kita gunakan menjadi salah satu hiasan dinding yang unik.

Biasanya, botol kaca yang sudah tidak terpakai langsung kita buang atau kita jual kembali.

Tapi, bagi kamu yang menginginkan hiasan dinding dengan suatu yang baru, maka membuat hiasan dinding dari botol kaca merupakan salah pilihan yang patut kamu coba.

Barang-barang yang perlu dipersiapkan selain botol kaca adalah hiasan yang akan digunakan untuk mengisi botol kaca, seperti pasir, kerang kecil, atau aksesoris lainnya.

Jangan lupa juga mempersiapkan tali nilon atau benang atau tali tambang kecil untuk menjadi pengait botol kaca dengan dinding nantinya.

Jadi, hal yang pertama harus kamu lakukan adalah mengisi botol kaca dengan pasir, kerang kecil, atau dengan aksesoris lainnya sesuai keinginan dan kesukaan kamu.

Setelah itu, ikat botol kaca tadi dengan tali nilon, benang, atau tali tambang kecil agar bisa digantungkan di dinding.

Tips: Kamu bisa menaruh bunga di atas botol kaca tadi untuk memberikan kesan dan suasana yang lebih segar untuk ruangan kamar kamu.

 

7. Hiasan Dinding dari Lilin-lilin Kecil

Lilin tidak hanya sekadar digunakan sebagai alat penerangan di kala gelap saja.

Tetapi, lilin juga bisa dijadikan sebagai hiasan dinding yang selain sebagai alat untuk penerang juga bisa dijadikan sebagai dekorasi ruangan yang memperindah suasana ruangan.

Apalagi kini banyak sekali jenis lilin yang dijual di pasaran.

Jenis lilin tersebut terdiri dari banyak ukuran dan ada juga lilin yang bisa dijadikan sebagai aroma terapi ruangan.

Nah, untuk hiasan dinding ini kita akan mencoba memakai jenis lilin yang kecil, dan lebih bagus lagi lilin aroma terapi.

Barang-barang yang harus kamu persiapkan adalah lilin aroma terapi ukuran kecil atau sedang, kaleng bekas, alat perekat atau lem, dan aksesoris lainnya seperti pita, kertas kado, gantungan baju, atau tali.

Setelah barang-barang tadi telah terkumpul, yang pertama kali bisa kamu lakukan adalah membersihkan kaleng yang akan dipakai.

Selain itu, kamu juga bisa melapisi kaleng tersebut dengan kertas kado agar penampilannya menjadi lebih menarik dan unik.

Lalu, ikan kaleng tadi menggunakan tali dan gantung di paku atau gantungan baju yang akan ditempelkan atau digantungkan di dinding.

Setelah kaleng tadi sudah tergantung di dinding, selanjutnya kamu bisa menaruh lilin-lilin yang sudah disiapkan di masing-masing kaleng.

Oiya, kamu bisa menggunakan beberapa kaleng dan lilin agar suasana semakin indah.

Pastinya disesuaikan juga dengan ukuran dinding dan ruangan kamar kamu.

Tips: Matikan lampu ruangan dan nyalakan lilin untuk menghadirkan suasana yang tenang dan romatis.

8. Hiasan Dinding dari Benang

Hiasan dinding yang selanjutnya adalah hiasan dinding dari benang.

Jika pada hiasan-hiasan dinding yang sebelumnya benan hanya dijadikan sebagai alat atau aksesoris tambahan, maka pada hiasan dinding kali ini benang menjadi salah satu hal utama yang dijadikan hiasan.

Barang-barang yang perlu dipersiapkan untuk membuat hiasan dinding dari benang ini adalah alas yang bisa berupa papan kayu atau styrofoam (gabus), benang, dan jarum atau paku.

Lalu hal yang perlu kita lakukan adalah menaruh jarum atau paku di alas yang kamu gunakan.

Taruh jarum atau paku berdasarkan ketebalan alas yang kamu pakai. Jika tipis kamu bisa menggunakan jarum sedangkan jika tebal kamu bisa menggunakan paku.

Untuk menciptakan hasil hiasan yang indah, taruh jarum atau paku hingga membentuk suatu pola.

Lalu, setelah jarum atau paku tersebut sudah menancap di alas yang kita siapkan, selanjutnya kita ikan dengan benang.

Benang tersebut kita tarik ke arah jarum atau paku secara acak untuk menciptakan pola yang indah dan unik.

Tips: Gunakan warna benang yang kontras dengan warna alas untuk hasil yang lebih maksimal.

Sumber: hipwee.com